Image by DarkoStojanovic |
Kalau di cerita kemarin aku sudah berhasil dapat jadwal dengan dokter gigi di RS Hermina, kali ini aku mau cerita kelanjutannya.
Akhirnya pada hari Kamis, 11 Juni 2020, aku kembali ke Klinik Bina Medika untuk meminta surat rujukan. Prosesnya sangat cepat dan aku langsung bisa bernapas lega. Setidaknya sebentar lagi gigiku akan sembuh, meski harus dicabut, sih.
D-Day
Senin, 15 Juni 2020 aku ke RS Hermina untuk bertemu dengan dokter gigiku. Sudah deg-degan dan perut mules-mules karena tahunya bakal langsung dicabut giginya. Pas sudah ambil nomor pendaftaran dan sudah ketemu petugas, aku sampaikan kalau hari ini ada jadwal periksa dengan drg. Devi. Tetapi, beliau bilang hari ini dokternya izin tidak dapat hadir. Hufft, kecewa karena harus menahan sakit lagi. Kata petugas, aku sudah diberi pesan via WA, tetapi nobody texted me. Yasudah, belum saatnya. Akhirnya aku mengatur ulang jadwal periksa dan dapat hari Rabu minggu depannya, tepatnya tanggal 24 Juni 2020. Lama kaliiiii :(
Karena gigi masih sakit, sometimes unbearable tetapi tetap aku tahan, akhirnya hari Selasa tanggal 16 Juni aku kembali ke klinik untuk meminta obat. Aku kembali bertemu dokter Ninuk dan beliau masih ingat. Aku ceritakan saja kalau jadwalku diundur. Beliau memberikan resep pereda nyeri.
Alhamdulillah.
Namun sayang, obat dari klinik hanya untuk tiga hari, dan aku merasa sebelum habis pun obat itu terasa kurang manjur. Akhirnya aku beli cataflame di apotik. Langsung tekor dong :( demi gigiku.
Bagaimana kelanjutan periksa di Rabu depan?
Tautan lain:
Sakit Gigi Bag. 1
Sakit Gigi Bag. 2
Sakit Gigi Bag. 4
Sakit Gigi Bag. 5
Sakit Gigi Bag. 6
Sakit Gigi Bag. 7
Kesan-kesan RS
4 Comments
Cant wait last eps. of this story, because I juga sakit gigi dan belum dicabut sampe skrg u,u
ReplyDeleteWah, ini ceritanya masih panjang, dan belum sampai cabut gigi lho! Haha. Ditunggu ya.
DeleteWadaw, okey, bookmarked haha
DeleteSudah update. Hahaha :D
Delete